JalinJanji.com
Media relationship terkemuka di Indonesia.
Jaliners, apakah kamu pernah mendengar tentang manfaat menyusui suami? Meski terdengar tidak biasa, banyak pasangan yang melakukan ini sebagai bentuk kedekatan emosional dan mendapatkan manfaat kesehatan. Sayangnya, banyak orang yang masih tabu membahasnya dan melewatkan berbagai keuntungannya.
Padahal, menyusui suami bukan hanya sekadar aktivitas intim, tetapi juga bisa memberikan manfaat luar biasa, baik dari segi kesehatan maupun hubungan suami istri. Penasaran dengan apa saja manfaatnya? Simak ulasan lengkap berikut!
Menyusui suami dapat meningkatkan keintiman dan memperkuat ikatan emosional antara pasangan. Sentuhan dan kontak fisik saat menyusui menciptakan rasa nyaman, meningkatkan hormon oksitosin, serta memperdalam rasa kasih sayang.
Selain itu, aktivitas ini juga bisa menjadi bentuk ekspresi cinta yang lebih dalam, membantu pasangan merasa lebih dihargai, serta mengurangi stres dalam hubungan rumah tangga.
Saat seorang wanita menyusui, tubuhnya melepaskan hormon oksitosin dan prolaktin yang memberikan efek menenangkan. Ketika suami turut serta dalam proses ini, ia juga bisa merasakan efek relaksasi yang serupa, sehingga membantu meredakan stres dan meningkatkan suasana hati.
Bagi pasangan yang memiliki kesibukan tinggi, aktivitas ini dapat menjadi cara efektif untuk melepas penat dan mengembalikan energi positif dalam hubungan.
Banyak ibu menyusui yang mengalami masalah produksi ASI yang kurang lancar. Dengan menyusui suami, payudara mendapatkan stimulasi tambahan yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI secara alami.
Stimulasi ini juga membantu mengosongkan payudara dengan lebih baik, sehingga mengurangi risiko pembengkakan atau mastitis yang bisa menyebabkan nyeri dan ketidaknyamanan.
ASI mengandung banyak nutrisi, antibodi, dan zat baik lainnya yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi ASI bisa membantu meningkatkan sistem imun, melindungi tubuh dari infeksi, dan mempercepat penyembuhan luka.
Bagi suami yang memiliki daya tahan tubuh lemah, manfaat ini bisa menjadi tambahan perlindungan alami untuk tubuhnya.
Menyusui suami juga dapat membantu menjaga kesehatan payudara istri. Aktivitas ini bisa melancarkan aliran darah di sekitar payudara, membantu mendeteksi adanya benjolan tidak normal, serta mencegah risiko penyakit seperti mastitis atau bahkan kanker payudara.
Dengan kata lain, menyusui suami bisa menjadi salah satu cara alami untuk merawat kesehatan organ intim wanita.
Tidak dapat dipungkiri bahwa menyusui suami dapat meningkatkan gairah seksual dalam hubungan. Kedekatan yang terjalin melalui proses ini dapat membantu pasangan menjadi lebih rileks dan lebih terbuka dalam mengekspresikan perasaan satu sama lain.
Selain itu, hormon yang dilepaskan selama proses menyusui bisa meningkatkan libido dan memperkuat hubungan secara emosional maupun fisik.
BACA JUGA: Gaya Hubungan Suami Istri yang Baik dan Benar Menurut Islam
Bagi wanita yang baru melahirkan, depresi pasca melahirkan (postpartum depression) adalah masalah yang sering terjadi. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan meningkatkan pelepasan hormon oksitosin, yang bisa terjadi melalui menyusui.
Dengan adanya dukungan dari suami dalam bentuk menyusui, istri bisa merasa lebih dihargai dan dicintai, sehingga dapat membantu mencegah atau mengurangi gejala depresi pasca melahirkan.
Proses menyusui membutuhkan energi yang cukup besar, sehingga bisa membantu membakar kalori secara alami. Dengan demikian, menyusui suami juga bisa menjadi salah satu cara bagi istri untuk membantu menurunkan berat badan setelah melahirkan.
Ditambah lagi, hormon yang dilepaskan saat menyusui juga membantu kontraksi rahim, sehingga membantu mengembalikan bentuk tubuh ke kondisi sebelum hamil lebih cepat.
Jaliners, ternyata manfaat menyusui suami tidak hanya sekadar mitos, tetapi memiliki berbagai keuntungan dari segi kesehatan dan keharmonisan rumah tangga. Dari meningkatkan kedekatan emosional, membantu produksi ASI, hingga menjaga kesehatan payudara, ada banyak alasan bagi pasangan untuk mencoba aktivitas ini.
Namun, penting untuk tetap melakukannya dengan nyaman dan sesuai kesepakatan bersama. Pastikan tidak ada paksaan dalam melakukannya, karena kunci dari manfaatnya adalah rasa nyaman dan saling pengertian antara pasangan.