JalinJanji.com
Media relationship terkemuka di Indonesia.
Jaliners, pernahkah kalian bertanya-tanya kenapa pria selingkuh padahal istrinya sudah sempurna? Sudah cantik, cerdas, perhatian, dan setia, tapi tetap saja ada yang berkhianat. Fenomena ini memang sering terjadi dan membuat banyak wanita bertanya-tanya, “Apa yang kurang dariku?”
Namun, selingkuh bukan selalu tentang kekurangan istri. Ada banyak alasan yang mendasari kenapa pria tetap mencari wanita lain meskipun memiliki pasangan yang sempurna. Untuk memahami penyebabnya, simak ulasan berikut agar Jaliners bisa lebih mengenali tanda-tanda dan mencegah hal ini terjadi dalam hubungan!
Meskipun memiliki istri yang baik dan sempurna, beberapa pria tetap merasa ada “kekosongan” emosional dalam pernikahan mereka. Mereka mungkin merasa kurang dihargai, kurang diperhatikan, atau tidak mendapatkan dukungan emosional yang mereka harapkan.
Ketika seorang pria merasa tidak dipahami, ia bisa mencari pelarian dengan wanita lain yang mampu memberikan perhatian lebih. Ini bukan soal fisik semata, tetapi lebih ke kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi dalam hubungan pernikahan.
Seiring waktu, pernikahan bisa terasa monoton. Rutinitas yang sama setiap hari membuat pria merasa jenuh dan mencari tantangan atau sensasi baru. Perselingkuhan sering kali terjadi bukan karena ketidaksempurnaan istri, tetapi karena keinginan untuk mendapatkan pengalaman baru yang berbeda dari kehidupan sehari-hari.
Beberapa pria menganggap selingkuh sebagai cara untuk menghidupkan kembali gairah yang mulai pudar. Mereka tidak berpikir tentang konsekuensinya, hanya mengejar sensasi sesaat yang akhirnya bisa menghancurkan rumah tangga.
BACA JUGA: Kenapa Cowok Mendesah Saat Ciuman? Ini Jawabannya!
Sebagian pria selingkuh bukan karena istrinya kurang sempurna, melainkan karena mereka sendiri memiliki masalah dengan harga diri. Mereka merasa belum cukup “diinginkan” atau “dihargai” dalam hubungan pernikahan, sehingga mencari validasi dari wanita lain.
Ketika seorang pria mendapatkan perhatian dari wanita lain, ia merasa lebih percaya diri dan berharga. Ini sering terjadi pada pria yang mengalami krisis paruh baya, di mana mereka ingin membuktikan bahwa mereka masih menarik dan diinginkan oleh lawan jenis.
Percaya atau tidak, lingkungan sosial juga memiliki pengaruh besar terhadap perilaku selingkuh. Jika seorang pria dikelilingi oleh teman-teman yang sering berselingkuh, ia bisa tergoda untuk melakukan hal yang sama.
Beberapa pria juga berada di lingkungan kerja yang memungkinkan mereka sering berinteraksi dengan lawan jenis. Dari hubungan profesional, bisa berkembang menjadi hubungan emosional dan akhirnya perselingkuhan.
Banyak pasangan yang tidak sadar bahwa komunikasi adalah kunci utama dalam hubungan. Jika seorang pria merasa tidak bisa berbicara secara terbuka dengan istrinya, ia akan mencari seseorang yang lebih mudah diajak berbicara.
Komunikasi yang buruk bisa membuat pria merasa tidak didengar, sehingga ia mencari kenyamanan di tempat lain. Ini bisa dimulai dari hal kecil, seperti curhat tentang masalah kerja, lalu berkembang menjadi keterikatan emosional yang berujung pada perselingkuhan.
Beberapa pria memiliki dorongan biologis yang lebih kuat dan sulit mengendalikan hasrat mereka. Meskipun sudah memiliki istri yang sempurna, mereka tetap merasa tertarik pada wanita lain.
Faktor ini sering dikaitkan dengan kurangnya kontrol diri dan moralitas yang lemah. Ketika seorang pria tidak mampu menahan godaan, ia akan lebih mudah jatuh dalam jebakan perselingkuhan.
Masa lalu bisa menjadi pemicu utama kenapa pria selingkuh. Beberapa pria memiliki trauma atau pengalaman buruk di masa lalu yang membuat mereka sulit untuk setia.
Misalnya, jika mereka pernah mengalami hubungan yang penuh kekecewaan atau memiliki contoh buruk dari orang tua mereka, mereka bisa saja mengulangi pola yang sama dalam pernikahan mereka sendiri.
BACA JUGA: Kenapa Cowok Suka VC Tengah Malam? Ini Alasannya!
Meskipun pernikahan tidak hanya tentang seks, kepuasan dalam kehidupan ranjang tetap menjadi faktor penting dalam hubungan. Ketika seorang pria merasa kehidupan seksualnya dengan istri kurang memuaskan, ia bisa tergoda untuk mencari kepuasan di tempat lain.
Namun, ini bukan berarti istri yang harus disalahkan. Komunikasi terbuka tentang kebutuhan dan keinginan masing-masing bisa menjadi solusi agar hubungan tetap harmonis.
Tidak semua pria yang berselingkuh memiliki alasan yang kompleks. Ada juga pria yang memang memiliki sifat dasar tidak setia. Mereka melihat perselingkuhan sebagai gaya hidup dan tidak memiliki rasa bersalah ketika melakukannya.
Pria dengan karakter seperti ini biasanya sulit untuk berubah, karena mereka tidak melihat pernikahan sebagai sesuatu yang harus dijaga dengan kesetiaan.
Ketika pria merasa kehilangan kendali dalam hubungan atau merasa istrinya lebih dominan, ia bisa merasa “kurang berdaya”. Beberapa pria kemudian mencoba mendapatkan kembali rasa superioritasnya dengan berselingkuh.
Perselingkuhan menjadi cara untuk menunjukkan bahwa mereka masih memiliki kendali atas hidup mereka, meskipun itu dilakukan dengan cara yang salah.
BACA JUGA: Kenapa Cewek Mandang Fisik?
Jaliners, sekarang sudah tahu kan kenapa pria selingkuh padahal istrinya sempurna? Ternyata, kesempurnaan istri bukanlah jaminan pria akan setia. Banyak faktor yang bisa menjadi penyebab, mulai dari ketidakpuasan emosional, kebosanan, hingga lingkungan yang mendukung perselingkuhan.
Solusi terbaik adalah membangun komunikasi yang baik, menjaga keintiman, dan memahami kebutuhan masing-masing dalam pernikahan.